Senin, 11 Mei 2009

Desain

Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata "desain" bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, "desain" memiliki arti "proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru". Sebagai kata benda, "desain" digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.

Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetik dan berbagai macam aspek lainnya, yang biasanya datanya didapatkan dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya. Akhir-akhir ini, proses (secara umum) juga dianggap sebagai produk dari desain, sehingga muncul istilah "perancangan proses". Salah satu contoh dari perancangan proses adalah perancangan proses dalam industri kimia.

[sunting] Klasifikasi desain dalam seni rupa

Rabu, 21 Januari 2009

Deadline, Mengurangi Potensi dan Kreatifitas

Ada yang menarik, ketika saya bekerja untuk sebuah perusahaan di Australia, ketika si Boss memberikan pekerjaan, ia tak pernah membicarakan tentang deadline, “ini harus selesai hari ini, lusa, minggu depan” hampir tak pernah ia katakan. Aneh juga…

Setelah dijelaskan salah seorang rekan kerja, ternyata memang demikian, menurut pendapat sang Boss tersebut, bahwa deadline malah akan menurunkan produktifitas dari karyawan, oleh karena itu dia tidak pernah membicarakan deadline secara langsung kepada pegawainya.

Jauhi Deadline

Pernah mengerjakan desain dengan waktu yang sangat terbatas? atau mengerjakan pekerjaan yang sangat minim waktu pengerjaannya? Lalu, bagaimana hasilnya?. Buru-buru itu memang perbuatan yang tidak baik, karena kebanyakan hasilnya pun tidak memuaskan.

Kita semua tahu, klien pastinya menginginkan hasil yang bagus dan juga cepat. Namun banyak hal pada seorang web designer yang sangat mempengaruhi diantaranya mood dan Inspirasi. Kita semua tahu, kalau kedua hal diatas adalah poin penting dalam menciptakan karya desain.

Menghadirkan kedua hal tersebut dapat diperoleh dengan cara-cara tertentu, browsing, jalan-jalan, membaca buku, dan lain-lain. Namun satu hal yang penting, lakukan mencari inspirasi pada awal pengerjaan project, jangan dikerjakan ketika deadline mendekat. Minta lah jadwal waktu yang longgar pada klien Anda, janjikan kalau anda bisa memberikan hasil memuaskan dengan kelonggaran waktu tersebut.

Deadline kebanyakan membuat orang panik (tidak hanya desainer Web), akhirnya contek sana, contek sini, copy sana paste sini pun dihalalkan. Tentunya Anda tidak ingin itu terjadi bukan?

Tip Menghitung Nilai Proyek Web

Bagi sebagian pekerja Web, baik itu desainer atau programmer menentukan harga yang akan diajukan kepada klien akan sangat membingungkan. Artikel berikut mungkin bisa membantu Anda dalam menghitung harga yang pas.

Dalam dunia freelance, bayaran kepada seorang pekerja Web biasa dihitung dalam satuan jam atau bahasa inggrisnya hourly rate. Jadi, dalam mengerjakan sebuah proyek, jumlah jam kerja patut diperhitungkan.

Nah, pertanyaannya, berapakah bayaran saya untuk satu jam kerja?

Diluar sana, bayaran seorang web desainer pada tingkat menengah berkisar antara $4 sampai $10 per jam. Anda perlu mempertanyakan mengenai “karir” anda pada bidang yang anda geluti, pengalaman kerja dan hasil kerja turut menentukan. Bila Anda memiliki hasil kerja / portfolio meyakinkan, sang klien biasanya bersedia untuk membayar hourly rate lebih besar.

Nah, bila seorang klien memberikan kita proyek, maka tawar-menawar akan terjadi pada bayaran per jam tersebut.

Setelah hourly rate disetujui, biasanya klien akan menanyakan kepada kita estimasi pengerjaan sebuah proyek, berapa lama proyek itu akan selesai.

Misalnya:

Kita mendapat project untuk membuat desain mulai dari pembuatan rancangan, hingga berbentuk template html. Waktu yang diperlukan adalah sekitar 5 hari kerja. Dimana dalam 1 hari kerja terdapat 8 jam waktu kerja. Sedangkan bayaran perjam yang disepakati adalah $5, jadi kira-kira perhitungannya adalah:

8 Jam x 5 Hari x $5 = $200

Jadi nilai total adalah $200.

Yang perlu dipertimbangkan dalam proses tawar menawar hourly rate dengan klien adalah: tingkat kesulitan dan deadline yang ditentukan klien.

Klien dari Indonesia kebanyakan tidak tawar-menawar dalam hourly rate, tetapi pada umumnya project based alias bayaran perproyek. Akan tetapi penghitungan yang sama seperti cara diatas akan membantu menentukan Nilai sebuah proyek Web.